Jumat, 06 Februari 2026

Seleksi Masuk PTN Deg-Degan Jam 3, Ada yang Relate?

Hei Telyutizen! Kalian tim nunggu jam 3 sore nggak? Katanya sih itu jam keramat setiap pengumuman keluar seleksi mahasiswa baru PTN, entah SNBP, SNBT, atau jalur mandiri PTN. Rasanya campur aduk antara deg-degan, takut, tapi tetap berharap ada kata “SELAMAT”.

Dari SNBP, SNBT, sampai jalur mandiri PTN, semuanya punya cerita masing-masing. Dan percaya atau tidak, aku pernah mencoba semuanya. Setiap jalur punya tekanan, strategi, dan pelajaran yang berbeda.

Dalam artikel ini, aku akan berbagi pengalaman tes PTN yang benar-benar aku alami sendiri. Mulai dari memilih Kedokteran Gigi, mencoba jurusan teknik, sampai merasakan tegangnya tahap akhir di jalur mandiri. Plus sedikit cerita tentang perbedaan sistem ITB dulu dan SSU ITB sekarang.

Kalau kamu sedang berada di fase galau menentukan strategi masuk kampus, mungkin ceritaku bisa jadi bahan pertimbangan. Karena kadang, mencoba lebih dari satu jalur justru membuka sudut pandang baru. Dan plot twist-nya? Jodoh kampus tidak selalu datang dari yang paling kita kejar.

Pengalaman SNBP: Harapan di Nilai Rapor 

Perjalanan seleksi mahasiswa baru PTN-ku dimulai dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Waktu itu aku memilih Kedokteran Gigi di Universitas Sriwijaya. Ini adalah my dream major sejak kecil, tapi rasanya seperti main gacha, benar-benar untung-untungan.

Selama SMA aku berusaha semaksimal mungkin sampai akhirnya masuk kategori top siswa eligible. Karena di SNBP, sistemnya hanya melampirkan nilai rapor setiap semester dan maksimal tiga sertifikat pendukung. Tidak ada tes tambahan untuk membuktikan diri saat itu juga.

Yang dipertimbangkan pun banyak. Mulai dari rekam jejak sekolah, konsistensi nilai, sertifikat prestasi, daya tampung jurusan, sampai tingkat keketatan program studi. Jadi bukan cuma soal nilai tinggi, tapi juga soal persaingan nasional.

SNBT: Ujian Sebenarnya Dimulai

Setelah SNBP, aku lanjut ke Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dengan memilih FTI dan FITB di Institut Teknologi Bandung, my dream university. Kalau SNBP terasa seperti main gacha, SNBT terasa seperti masuk arena pertandingan sungguhan. Semua ditentukan dari performa di hari ujian.

Di SNBT 2024, ada 7 subtes yang harus dihadapi, mulai dari Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan Kuantitatif, Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, hingga Penalaran Matematika. Setiap subtes punya karakter berbeda, jadi strategi pengerjaan sangat menentukan.

Berbeda dengan SNBP yang menilai konsistensi nilai rapor, SNBT sepenuhnya bergantung pada hasil ujian dalam beberapa jam. Jalur ini cocok untuk siswa yang kuat dalam penalaran, cepat mengambil keputusan, dan mampu mengatur waktu di bawah tekanan.

Jalur Mandiri PTN: Kesempatan Terakhir yang Intens

Setelah SNBT, perjuanganku belum selesai karena aku juga mencoba jalur mandiri PTN di Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, dan kembali mencoba peluang di Institut Teknologi Bandung. Ini seperti kesempatan terakhir setelah dua jalur sebelumnya, sehingga tekanannya terasa lebih besar.

Jalur mandiri PTN umumnya memiliki kuota lebih terbatas dibanding SNBP dan SNBT, dengan sistem seleksi yang bisa berbeda di setiap kampus. Ada yang menggunakan skor UTBK, ada yang menambahkan ujian mandiri, bahkan ada pertimbangan lain sesuai kebijakan universitas. Karena itu, calon mahasiswa harus benar-benar memahami mekanisme seleksi sebelum mendaftar.

Perbedaan Sistem ITB Dulu dan SSU ITB Sekarang

Dalam perjalanan seleksi mahasiswa baru PTN, aku sempat mengikuti jalur mandiri di Institut Teknologi Bandung saat masih menggunakan sistem SM ITB. Pada sistem SM ITB dulu, penilaian sangat bertumpu pada hasil ujian seleksi. Artinya, performa di hari-H menjadi penentu utama kelulusan. 

Kini, ITB menggunakan SSU ITB (Seleksi Siswa Unggul ITB) sebagai pengembangan dari jalur mandiri sebelumnya. Dalam SSU ITB, seleksi tidak hanya berbasis tes, tetapi juga membuka jalur non-tes seperti nilai rapor, nilai UTBK, hingga prestasi akademik maupun nonakademik.

Berikut perbedaan utamanya:

Aspek

SM-ITB (Sistem Lama)

SSU ITB (Mulai 2026)

Nama Jalur

Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB)

Seleksi Siswa Unggul ITB (SSU ITB)

Konsep Seleksi

Fokus utama pada mekanisme seleksi mandiri berbasis tes

Pengembangan dari SM-ITB dengan pendekatan berbasis potensi

Skema Jalur

Umumnya berbasis ujian mandiri, hanya tes 

Terdiri dari Jalur Tes dan Jalur Non-Tes

Jalur Tes

  • Matematika (wajib untuk hampir semua program studi)

  • Fisika (untuk rumpun sains dan teknik)

  • Tes Menggambar (untuk FSRD/Arsitektur)

Masih menggunakan pola serupa, tetapi dinamakan sebagai ITB Academic Qualification (AQ) Test. Struktur tes lebih terstandarisasi dan dibingkai dalam sistem resmi SSU.

Jalur Non-Tes

Terbatas

Lebih luas: 

  • Berdasarkan nilai UTBK

  • Berdasarkan nilai rapor

  • Berdasarkan prestasi (OSN, talenta, dll)

  • Jalur afirmasi

Afirmasi & Beasiswa

KIP-K, Skema afirmasi termasuk wilayah 3T


Terintegrasi dengan Beasiswa Unggul, KIP-K, dan Afirmasi Nusantara (wilayah 3T)

Plot Twist: Jodoh Kampus Datang Lebih Awal

Setelah melewati rangkaian seleksi mahasiswa baru PTN, aku mulai sadar satu hal: ternyata jodoh kampusku bukan datang dari yang paling lama aku perjuangkan, tapi dari yang paling dulu membuka pintu. Desember semester 5 SMA, saat seleksi PTN bahkan belum dibuka, aku sudah lebih dulu mendaftar ke Telkom University.

Plot twist-nya? Kampus pertama yang aku daftar yang dulu cuma “coba dulu aja” justru jadi tempatku berkembang. Bahkan aku sempat bikin konten pakai sound manifesting waktu itu, dan entah kebetulan atau memang dikabulkan Tuhan, akhirnya benar-benar kejadian.

Memang betul, kampus Top 1 PTS di Indonesia ini membuka banyak kesempatan dan jalur seleksi bagi calon mahasiswa, mulai dari jalur tes hingga non-tes, lengkap dengan berbagai pilihan beasiswa. Kampus Swasta Terbaik di Indonesia. #CreatingTheFuture bersama Telkom University.


Kamis, 05 Februari 2026

Aku Ramal Jurusan Kuliah Sesuai Zodiak Kamu! Match atau Mismatch?

Pernah nggak sih kepikiran kalau memilih jurusan kuliah sesuai zodiak bisa jadi cara seru buat mengenali potensi diri? Walaupun tentu saja bukan patokan utama, kadang karakter zodiak bisa memberi gambaran awal tentang gaya belajar dan cara kita menghadapi tantangan. 

Kali ini, aku coba “meramal” jurusan kuliah sesuai zodiak kamu, dan kita mulai dari Scorpio (si kalajengking). Scorpio sering dikenal sebagai pribadi yang intens, misterius, dan nggak suka hal yang setengah-setengah. Kalau sudah tertarik pada sesuatu, mereka bisa total banget. Nah, kira-kira jurusan apa yang cocok dengan karakter seperti ini?



Scorpio: Si Paling Intens yang Nggak Suka Setengah-Setengah 

Kalau lagi cari referensi jurusan kuliah sesuai zodiak, Scorpio sering masuk daftar zodiak dengan karakter paling kuat dan ambisius. Mereka dikenal intens, fokus, dan nggak suka mengerjakan sesuatu setengah-setengah.

Scorpio biasanya punya rasa ingin tahu yang dalam. Mereka nggak mudah puas, tapi ingin memahami akar masalah. Dalam konteks pendidikan, karakter ini cocok untuk jurusan yang membutuhkan analisis, ketelitian, dan pemecahan masalah kompleks.

Selain itu, Scorpio juga cenderung tahan tekanan. Saat menghadapi tantangan akademik atau deadline tugas yang menumpuk, mereka tidak mudah mundur. Mental seperti ini jadi modal penting saat memilih jurusan kuliah yang kompetitif dan penuh tantangan.

Kenapa Scorpio Cocok Masuk ke Bidang IT?

Bidang IT sering dikaitkan dengan Scorpio karena membutuhkan logika, fokus, dan daya analisis tinggi. Salah satu jurusan yang relevan adalah jurusan Sistem Informasi.

Jurusan Sistem Informasi mempelajari bagaimana teknologi digunakan untuk menyelesaikan masalah bisnis dan organisasi. Mahasiswa tidak hanya belajar programming, tetapi juga analisis sistem, manajemen proyek IT, pengolahan data, hingga perancangan solusi digital.

Karakter Scorpio yang suka memecahkan masalah, detail dan teliti, konsisten terhadap tujuan serta tahan menghadapi tekanan membuat mereka relatif cocok dengan ritme perkuliahan di jurusan IT.

Dalam dunia programming, proses debugging membutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi. Scorpio yang fokus biasanya mampu bertahan hingga menemukan solusi. Selain itu, kemampuan membaca pola dan strategi juga berguna dalam analisis data dan pengembangan sistem.

Kelebihan dan Tantangan Scorpio di Jurusan IT

Jika dikaitkan dengan jurusan kuliah sesuai zodiak, Scorpio memiliki beberapa keunggulan di bidang IT:

  • Analitis dan berpikir mendalam

  • Tidak mudah menyerah saat menghadapi error atau revisi

  • Fokus terhadap target jangka panjang

  • Mampu bekerja dengan detail teknis

Namun, ada juga tantangan yang perlu diperhatikan. Scorpio cenderung perfeksionis dan mudah overthinking ketika hasil tidak sesuai ekspektasi. Dalam jurusan IT, trial and error adalah hal biasa. Proyek bisa direvisi berkali-kali sebelum benar-benar optimal. Jika tidak dikelola dengan baik, sifat perfeksionis ini bisa menjadi beban mental.

Jika kamu Scorpio dan tertarik pada jurusan Sistem Informasi atau jurusan IT lainnya, kombinasi karakter yang intens, analitis, dan penuh determinasi bisa jadi modal besar untuk berkembang di industri teknologi yang terus bergerak cepat. Tinggal bagaimana kamu mengasahnya di lingkungan yang tepat.

Bersama Telkom University, kamu bisa mengembangkan potensi itu lewat kurikulum berbasis teknologi dan peluang kolaborasi industri. Kampus Swasta Terbaik di Indonesia. #CreatingTheFuture


Selasa, 25 Februari 2025

Ternyata Kakak-Kakak yang Healing dengan Volunteering Itu… " Kita Sekarang ! "

    Menjadi volunteer adalah salah satu pengalaman berharga dalam hidup saya. Jika waktu dapat ditarik mundur, sejak kecil saya sering menonton berbagai channel televisi yang menayangkan pengabdian masyarakat. Saya terinspirasi oleh tenaga kesehatan yang mengabdi di desa-desa pelosok Indonesia, melihat bagaimana mereka dengan tulus memberikan dedikasi untuk membantu sesama. Banyak momen yang menggugah keinginan saya untuk turut serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Dan yap, salah satu mimpi saya adalah bisa melakukan pengabdian ke desa - desa suatu saat nanti. 


    Namun, banyak dari kita yang tidak tau apa itu volunteer dan apa saja kegiatannya. Volunteer adalah seseorang yang secara sukarela memberikan waktu, tenaga dan keahliannya untuk membantu suatu komunitas atau organisasi tanpa mengharapkan imbalan finansial. Selain memberikan manfaat bagi orang lain, menjadi volunteer juga dapat membantu diri kita dalam mengembangkan keterampilan sosial terhadap situasi yang ada di lapangan.

    Awalnya, saya berpikir bahwa kegiatan volunteer yang menarik hanya terbatas pada panti asuhan atau panti jompo. Saya membayangkan jika berkontribusi di sekolah akan terasa biasa saja, bahkan mungkin membosankan. Namun, anggapan saya berubah setelah saya berkesempatan menjadi volunteer di Madrasah Aliyah (MA) di Bandung dalam program "Sehari Mengabdi #16". Berinteraksi dengan adik-adik di sana membuka mata saya bahwa berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi untuk mereka bisa memberikan dampak yang luar biasa. Saya menyadari bahwa terkadang, yang mereka butuhkan bukan hanya sekadar materi pelajaran, tetapi juga dorongan dan keyakinan bahwa mereka mampu meraih pendidikan yang lebih tinggi dan mencapai cita-cita mereka.

    Berikut adalah dokumentasi kegiatan inti volunteer "Sehari Mengabdi #16 " yang di adakan di Madrasah Aliyah Miftahul Falah :

1. Pemaparan Materi 


        Terdapat 3 penyampaian materi oleh volunteer :
  • Menumbuhkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berpikir Kritis untuk Perkembangan Diri yang Maksimal. Bagaimana membangun rasa percaya diri dan berpikir kritis sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan kehidupan serta meraih perkembangan diri yang maksimal.

  • Menjadi Pengguna Media Sosial Cerdas melalui Literasi Media Digital. Memberikan pemahaman tentang bagaimana menggunakan media sosial secara bijak agar terhindar dari dampak negatif dan mampu memanfaatkannya untuk hal yang positif.

  • Gagal Sekali, Bangkit Berkali-kali : Menemukan Jalan Kesuksesan di Luar Ekspektasi dan Bersaing, Belajar, serta Bertualang dalam Lomba di Luar Negeri. Berisi kisah inspiratif tentang bagaimana menghadapi kegagalan dengan semangat pantang menyerah, serta bagaimana pengalaman berkompetisi di luar negeri bisa menjadi pelajaran berharga dalam mencapai kesuksesan.


2. Sesi Discuss atau Mentoring



    Sesi interaktif di mana kami mendengar cerita, harapan, dan tantangan yang mereka hadapi serta memberikan solusi dan motivasi untuk masa depan mereka. Tidak hanya memberikan teori, kami juga berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana menghadapi tantangan saat kuliah, mengatur waktu antara akademik dan organisasi. Beberapa pertanyaan yang sering muncul berkaitan dengan kehidupan perkuliahan, cara masuk ke perguruan tinggi, serta tips dan trik dalam memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka agar tidak salah jurusan.

    Selain itu, kami juga membahas pentingnya organisasi di dunia perkuliahan. Bagaimana organisasi dapat menjadi wadah untuk mengasah keterampilan kepemimpinan, membangun jejaring sosial yang luas, serta membantu mahasiswa mengembangkan diri di luar akademik

Rabu, 19 Februari 2025

Sering merasa demotivasi ? Ini Rekomendasi Channel YouTube Self-Improvement yang Wajib di Dengar !

    Setiap manusia pasti sering merasa demotivasi atau hilang gairah dan motivasi. Banyak faktor - faktor penyebab manusia mengalami hal ini. Salah satunya kegagalan dan rasa ketakutan yang sering menghampiri dalam melakukan aktivitas. Hal ini wajar untuk dirasakan oleh setiap individu. Justru menjadi sinyal penanda respon perasaan terhadap suasana sekitar. 

    Namun, kamu harus sadar. Bahwa perasaan ini harus cepat diatasi, jangan sampai kamu terbawa arus dan terbuai dengan suasana yang menyebabkan kamu tidak produktif. Banyak hal - hal effortless yang bisa kamu manfaatkan untuk mengembalikan mood atau suasana hati. Apalagi buat kamu yang tidak terlepas dari gadget dan internet.      

    Salah satu nya mendengarkan podcast inspiratif. Terkhusus buat kamu yang auditori, ini wajib banget dilakuin. Kegiatan ini bisa menjadi solusi sebagai penyeimbang kebiasaan membaca yang melatih otak dan pikiran untuk berimajinasi. Bisa dilakukan kapan pun dan dimana pun jika kamu merasa butuh motivasi atau tamparan yang realistis untuk terus produktif



Berikut rekomendasi channel youtube self-improvement yang wajib kamu dengar :

1. Gita Savitri Devi 

    Seorang content creator dan penulis yang aktif membahas topik self-development, minimalisme, dan perspektif hidup. Ia juga menjadi sosok perempuan yang menginspirasi gen-z dengan gaya berpikir kritis nya.  Gaya penyampaiannya yang santai namun tetap mendalam membuat topik-topik kompleks terasa lebih mudah dipahami. Dengan pola pikir yang terbuka dan pendekatan yang produktif, ia mampu mengajak audiens untuk berpikir lebih luas dan reflektif dalam menjalani kehidupan.

2. Timothy Ronald

    Cocok banget buat Anda yang mau belajar bisnis dan masih awam. Ia sering membagikan pengalaman pribadi serta ilmu dari berbagai buku dan tokoh inspiratif yang bisa membantu dalam pengembangan diri. Akhir - akhir ini content nya sedang menjadi sorotan publik karena kehebatan berbisnis dan mindset nya di usia muda,

3. Satu persen

    Satu Persen adalah platform edukasi yang fokus pada self-improvement dan kesehatan mental. Channel ini menawarkan berbagai konten mulai dari psikologi, motivasi, hingga tips mengatasi overthinking dan meningkatkan kualitas hidup secara bertahap.

4. Gita Wirjawan

    Seorang pengusaha, mantan Menteri Perdagangan, dan pendiri channel Endgame yang menghadirkan wawancara dengan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai bidang. Channel ini cocok bagi kamu yang ingin mendapatkan wawasan mendalam tentang kepemimpinan, ekonomi, teknologi, dan masa depan Indonesia.

5. Zahid Ibrahim

    Dikenal sebagai content creator yang sering membahas topik produktivitas, bisnis, dan pengembangan diri. Dengan gaya yang lugas dan penuh energi, ia sering membagikan strategi praktis untuk meningkatkan efektivitas kerja, membangun kebiasaan positif, serta mengatasi rasa malas dan prokrastinasi.

6. Maudy Ayunda

    Seorang aktris dan lulusan Stanford University, menggunakan platform YouTube-nya untuk berbagi tentang pendidikan, karier, dan self-improvement. Ia sering membahas topik seperti pentingnya growth mindset, cara mengambil keputusan besar, serta pengalaman pribadinya dalam menyeimbangkan passion dan tanggung jawab. Menariknya, ia sering membedah buku - buku yang insigthful dengan memberikan beberapa insight.

7. Sherly Annavita Rahmi

    Seorang pembicara publik dan aktivis muda yang fokus pada kepemimpinan dan isu sosial. Di channel-nya, ia membahas bagaimana anak muda bisa berkontribusi bagi bangsa berbasis nilai-nilai kebangsaan, cocok untuk Anda yang ingin menjadi agen perubahan di masyarakat.

8. Zhafira Aqyla

    Menghadirkan konten tentang self-discipline, manajemen waktu, dan strategi mencapai produktivitas maksimal. Dengan gaya penyampaian yang sederhana namun efektif, ia sering membagikan tips dari pengalaman pribadinya serta ilmu dari berbagai buku dan tokoh inspiratif. Menariknya, ia juga sering membagikan tips & trick cara membuat essay yang sering di lirik penerima.



Kamis, 13 Februari 2025

Ikigai : Rahasia Penduduk Okinawa, Jepang Hidup Panjang dan Bahagia – self improvement.

    Banyak hal-hal positif dan luar biasa dari melakukan kebiasaan membaca. Aktivitas ini membantu otak dalam memulihkan serta memperkaya pengetahuan, perasaan, dan pikiran. Dalam blog ini, kita akan mendalami isi salah satu buku pengembangan diri (self-improvement).

    Rahasia hidup panjang dan bahagia orang Jepang dirangkum dalam buku Ikigai: The Japanese Secret to a Long and Happy Life, yang ditulis oleh Hector Garcia dan Francesc Miralles. Hector Garcia adalah seorang penulis yang sudah lama tinggal di Jepang dan Fancesc Miralles adalah seorang penulis bestseller khususnya di genre self-helf.

    Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata pada penduduk Okinawa, sebuah daerah di Jepang yang penduduknya dikenal memiliki umur terpanjang di dunia. Kedua penulis melakukan 100 wawancara dan mendengarkan kisah inspiratif penduduk Okinawa mengenai rahasia hidup yang panjang dan penuh kebahagiaan.

    Ikigai merupakan filosofi penduduk Okinawa dalam menemukan makna kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa Jepang, Ikigai artinya ” alasan untuk hidup “. Mereka yakin bahwa setiap orang memiliki ikigai nya masing-masing yang memenuhi atas 4 aspek :

  • Passion (Apa yang anda sukai)
  • Mission (Apa yang dibutuhkan dunia)
  • Vocation (Apa yang anda kuasai)
  • Profession (Apa aktivitas yang bisa berbuah)

    Menurut penulis nya, “Orang yang paling bahagia bukanlah orang yang mencapai paling banyak. Mereka adalah orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu dalam keadan mengalir “.

Kebiasaan Ikigai yang Bisa di Terapkan Dalam Kehidupan Sehari – hari

1. Temukan Tujuan Hidup

    Salah satu inti dari ikigai adalah menemukan tujuan hidup. Untuk menemukannya, aamu bisa bertanya pada diri sendiri: Apa yang membuat anda merasa hidup? Apa yang bisa anda lakukan untuk memberikan kontribusi positif bagi orang lain? Refleksi ini akan membantu anda menemukan jalan hidup yang sesuai dengan ikigai anda.

2. Tetap Aktif dan Saling Berkoneksi Sosial

    Penduduk Okinawa tidak pernah berhenti bergerak. Bukan hanya untuk bergerak melakukan kegiatan yang keras seperti olahraga. Tetapi sesimpel jalan kaki atau bertanam. Intinya, bergerak apapun adalah kunci hidup panjang bagi komunitas Okinawa. Menariknya, kehidupan mereka tidak mengenal kata “pensiun”. Jadi seluruh aspek manusia baik muda atau tua memiliki peran penting dan sangat dihargai dalam siklus kehidupan.

3. Nikmati Hidup Secara Perlahan

    Jalani hari tanpa terburu – buru dan tekanan. Hingga anda merasakan makna hidup tanpa penyesalan di masa lalu dan ke khawatiran di masa depan, fokus dengan waktu sekarang. Ini membuat anda lebih menghargai waktu sekarang.

4. Konsumsi Makanan Sehat

    Pola makan masyarakat Okinawa berfokus pada makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, ikan, dan tahu. Prinsip hara hachi bu, yaitu makan hingga 80% kenyang, membantu mereka menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan.

5. Syukur dan Refleksi

    Dengan merasa bersyukur atas hal-hal kecil dalam hidup dan meluangkan waktu untuk berefleksi, anda dapat menciptakan perasaan bahagia yang mendalam.

Kesimpulan

    Hidup yang nyaman tercipta melalui kebiasaan dan rutinitas yang baik dan teratur. Menjalani hari tanpa tekanan dan selalu bersyukur. Bukan hanya secara fisik, tetapi kesehatan mental dan emosional.

    Bahkan, ada orang yang menemukan ikigai-nya dengan bangun pagi dan menghirup udara segar di perjalanan menuju kerjanya. Filosofi ini mengajarkan kita untuk hidup dengan penuh rasa syukur, cinta, dan tujuan.

Seleksi Masuk PTN Deg-Degan Jam 3, Ada yang Relate?

Hei Telyutizen! Kalian tim nunggu jam 3 sore nggak? Katanya sih itu jam keramat setiap pengumuman keluar seleksi mahasiswa baru PTN, entah S...